Sumber : http://www.tribunnews.com/otomotif/2016/11/11/yamaha-aerox-155-vs-honda-vario-150-esp-mana-yang-oke

Yamaha Aerox 155 vs Honda Vario 150 eSP, Mana yang Oke?
TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Yamaha Aerox 155VVA saat pertama kali diluncurkan di pasar Indonesia di ajang Indonesia Motorcycle Show 2016 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Rabu (2/11/2016).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kehadiran Yamaha Aerox 155 VVA di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016 bisa dibilang sebagai idola baru di kelas skutik 150 cc.

Maklumlah desainnya sporty dipadu fitur terkini seperti spidometer digital 5,8 inci dan tentu saja mesin baru, yang dibekali teknologi VVA (variable valve actuation) dan SMG (smart motor generator),

Kehadirannya tentu menjadi lawan sepadan untuk Honda Vario 150 eSP, yang bisa dibilang main sendiri di kelas ini.

Nah bagaimana jika keduanya disandingkan? Mana yang lebih unggul? Yuk kita bandingkan spesifikasi keduanya.

Dari sektor performa, Aerox mengusung mesin yang sedikit lebih besar, yaitu 155,1 cc berbanding Vario yang hanya 149,3 cc.

Tenaga yang dihasilkan milik Aerox mencapai 14,7 dk (11,0 kW) di putaran mesin 8.000 rpm, sedang Vario 12,5 dk (9,3 kW) di 8.500 rpm.

Sementara torsi maksimal Aerox 13,8 Nm di 6.250 rpm, Vario hanya 12,8 Nm di 5.000 rpm.

Kok tenaga dan torsinya jauh? Bisa jadi karena beda teknologi di kepala silinder.

Vario hanya mengandalkan 2 klep dengan kem SOHC. Sedang Aerox kendati SOHC juga, tapi punya 4 klep, 2 masuk dan 2 buang.

Juga ada VVA di mana di putaran bawah sampai 6.000 rpm klep in pakai kem berprofil rendah, sedang di atas itu pakai profil tinggi.

Namun Aerox punya bobot yang lebih berat, terberat versi standar mencapai 118 kg, bandingkan dengan Vario yang hanya 109 kg.

Namun dengan catatan Aerox berat isi, sedang Vario berat kosong. Jika sama-sama isi mungkin bedanya sedikit.

Bagaimana dengan kaki-kaki? Nah ini juga keunggulan Aerox. Lihat saja ukuran ban yang digunakan, depan mengadopsi 110/80-14M/C 53P dan belakang 140/70-14M/C 62P.

Sedang Vario hanya 80/90-14 M/C 40P dan 90/90-14 M/C 46P.

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Otomotif Net
Advertisements